Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen Produk Makanan Ringan Chitato Di Kota Malang
Abstract
Industri pertanian, khususnya hortikultura, memegang peran penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan. Salah satu komoditas hortikultura yang menonjol adalah kentang, yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dijadikan bahan baku berbagai olahan, termasuk makanan ringan seperti keripik kentang. Chitato adalah salah satu merek produk makanan ringan keripik kentang yang telah lama dikenal di Indonesia sejak tahun 1990 dan mendominasi pasar makanan ringan. Meski memiliki popularitas tinggi, produk makanan ringan chitato juga menghadapi tantangan seperti pemalsuan produk dan keluhan konsumen terkait kualitas produk. Kepuasan konsumen menjadi elemen kunci dalam mempertahankan loyalitas dan keberlangsungan usaha. Maka dari itu, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap produk makanan ringan chitato, terutama di Kota Malang yang merupakan pasar potensial dengan keberagaman demografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen serta faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu harga (X1), kemasan (X2), cita rasa (X3), promosi (X4), kualitas produk (X5), dan citra merek (X6).
Penelitian difokuskan pada konsumen berusia >20 tahun yang berasal/berdomisili di Kota Malang dan pernah membeli atau mengonsumsi produk makanan ringan chitato. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan konsumen sekaligus menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025, berlokasi di Kota Malang yang dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa kota ini merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan memiliki tingkat konsumsi produk makanan ringan yang cukup tinggi. Pengambilan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teori dari Naresh K. Malhotra bahwa ukuran sampel yang diambil ditentukan menggunakan cara minimal 4 atau 5 dikalikan 20 indikator sehingga didapatkan sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan dua metode yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menjawab tujuan pertama yyaitu mengukur tingkat kepuasan konsumen dan Structural Equation Modeling (SEM) digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen produk makanan ringan chitato.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Chitato di Kota Malang tergolong sangat tinggi. Berdasarkan perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI), diperoleh nilai sebesar 83,58%, yang termasuk dalam kategori "sangat puas". Hal ini menunjukkan bahwa secara umum konsumen merasa sangat puas terhadap produk makanan ringan chitato. Analisis selanjutnya menggunakan metode SEM-PLS menunjukkan bahwa dari enam variabel independen yang diteliti, hanya tiga variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y), yaitu harga (X1), kemasan (X2), dan kualitas produk (X5). Ketiga variabel ini memiliki nilai t-statistik > 1,96 dan p-value < 0,05, yang berarti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen (Y). Sementara itu, variabel cita rasa (X3), promosi (X4), dan citra merek (X6) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.
Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah perusahaan dapat melakukan pemantauan berkala terhadap ketiga faktor ini melalui riset pasar rutin dan analisis umpan balik konsumen untuk memastikan produk tetap relevan dengan preferensi pasar yang terus berkembang. Selain itu, penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah responden dan dapat menambah variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini dan dapat pula memodifikasi variabel dependen dengan menambah variabel keputusan pembelian untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang variabel yang dapat memengaruhi kepuasan konsumen produk makanan ringan chitato.
