Pengaruh Penanaman Jenis Refugia Terhadap Keanekaragaman Musuh Alami Dan Intensitas Serangan Hama Ulat (Spodoptera Exigua Hubner) Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum l.)
Abstract
Seiring kebutuhan bawang merah yang meningkat, petani melakukan budidaya secara intensif. Hal ini meningkatkan kemungkinan hama menyerang tanaman bawang merah. Secara umum petani mengendalikan hama ulat menggunakan pestisida kimia dengan dosis tinggi. Salah satu dampak negatif dari pestisida kimia adalah penurunan keanekaragaman hayati. Metode pengendalian dapat memanfaatkan musuh alami melalui penanaman refugia. Jenis refugia yang telah menunjukkan potensi dalam mengendalikan populasi S. exigua pada bawang merah adalah marigold dan zinnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman kombinasi refugia dengan berbagai warna terhadap keanekaragaman musuh alami dan intensitas serangan hama pada tanaman bawang merah.
Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari – Maret 2025 di Jln. Tirto Taruno Gang II Dusun Klandungan, Landungsari, Kec. Dau, Kota Malang pada ketinggian 500-800 mdpl. Identifikasi serangga dilakukan dengan bantuan buku Identifikasi Serangga. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan sepuluh perlakuan yaitu, R0 (Kontrol/Tanpa refugia), R1 (Marigold Kuning + Zinnia Merah), R2 (Marigold Kuning + Zinnia Ungu), R3 (Marigold Kuning + Zinnia Pink), R4 (Marigold Orange + Zinnia Merah), R5 (Marigold Orange + Zinnia Ungu), R6 (Marigold Orange + Zinnia Pink), R7 (Marigold Putih + Zinnia Merah), R8 (Marigold Putih + Zinnia Ungu), R9 (Marigold Putih + Zinnia Pink) dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang didapat dilakukan uji F (ANOVA), apabila terdapat perbedaan nyata dilakukan uji lanjut BNJ 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan R1 – R9 memberikan hasil kepadatan populasi hama 3 – 8 populasi, kejadian serangan hama antara 9,1% hingga 30,3%, intensitas serangan hama antara 8,3% sampai 50,0%, indeks keanekaragaman musuh alami antara 1,24 hingga 2.03, indeks kemerataan antara 0,80 hingga 1.02, indeks Kekayaan Spesies 0,96 hingga 2,02, dan indeks dominasi dominasi spesies antara 0,15 hingga 0,88.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penanaman refugia yang beragam terbukti dapat menekan populasi hama (Spodoptera exigua) dengan kehadiran musuh alami. Selanjutnya penanaman kombinasi refugia terbukti dapat menekan intensitas serangan hama ulat (Spodoptera exigua) dibandingkan perlakuan tanpa refugia pada pertanaman bawang merah.
