Analisis Nilai Tambah Dan Strategi Pengembangan Pangan Fungsional Tepung Sayur Pakcoy Umkm Mahesty Kota Malang
Abstract
UMKM Mahesty merupakan salah satu pencetus inovasi baru produk tepung sayur pakcoy di Kota Malang yang baru dilucurkan pata tahun 2023. Produk ini memiliki nilai jual tinggi karena menggunakan 100% bahan baku sayur pakcoy hidroponik tanpa pestisida, yang dibudidayakan secara mandiri melalui kerja sama dengan Kebun Baryat Jatimulyo dan beberapa mitra hidroponik lainnya. Produk tepung sayur pakcoy dijual seharga Rp75.000 per kemasan 50 gram. Pengolahan tersebut memberikan nilai tambah menjadi produk yang kompetitif sekaligus meningkatkan profitabilitas perusahaan. Namun, UMKM Mahesty menghadapi beberapa kendala diantaranya belum ada pengolahan biaya yang mendetail dan perusahaan belum memiliki administrasi yang tersistematis sehingga tidak diketahui seberapa besar nilai tambah yang dihasilkan dan profitabilitas yang diperoleh dari penjualan tepung sayur pakcoy. Selain itu, tepung sayur pakcoy merupakan inovasi baru yang perlu diteliti lebih dalam terkait kualitas, variasi, harga, kemasan dan citra merek produk untuk meningkatkan kualitas, daya saing dan citra produk ketika dipasarkan secara luas. Sehingga diperlukan strategi pengembangan produk yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk. Oleh karena itu, adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai tamah, profitabilitas dan startegi pengembangan produk tepung sayur pakcoy UMKM Mahesty.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Februari 2025 di UMKM Mahesty dengan pendekatan kualitatif dan kuantitaif. Responden pada penelitian ini diambil secara purposive sampling yakni berasal dari pelaku usaha sebagai key informan dan 50 konsumen tepung sayur pakcoy. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara secara langsung dengan media kuesioner cetak, observasi dan laporan perusahaan. Analisis pada penelitian ini mencakup analisis nilai tambah menggunakan metode hayami, analisis profitabilitas dengan dihitung nilai Break Event Point (BEP), Margin Of Safety (MOS) dan Marginal Income Ratio dan strategi pengembangan produk mengggunakan SWOT.
Berdasarkan hasil analisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan sayur pakcoy menjadi tepung sayur pakcoy menunjukkan bahwa 30 kg sayur pakcoy menjadi 1 kg tepung menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 26.000 per kilogram sayur pakcoy. Rasio nilai tambah yang didapatkan pada produksi tepung sayur pakcoy termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi yaitu 52% yang menunjukkan bahwa nilai tersebut di atas 15-40%.
Analisis Profitabilitas tepung sayur pakcoy menunjukkan bahwa nilai BEP sebesar Rp190.409,48, MIR mencapai 38,67%, dan MOS berada pada angka 87,31%. Dari keseluruhan data, diperoleh tingkat profitabilitas sebesar 33,76%, yang tergolong tinggi karena melebihi standar 20%. Temuan ini mengindikasikan bahwa jika UMKM Mahesty mampu menjual seluruh volume produksi, maka usaha ini berpotensi menghasilkan laba bersih sebesar 33,76%.
Hasil analisis SWOT mengenai startegi pengembangan produk tepung sayur pakcoy UMKM Mahesty berada di kuadran 1 atau berada pada strategi agresif, dimana strategi yang digunakan adalah SO (Strength-Opportunity). Posisi ini sangat menguntungkan bagi pelaku usaha karena memiliki kekuatan dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan produk secara maksimal. Strategi yang harus diterapkan adalah meningkatkan kualitas dengan menggunakan mesin terbaru freeze dryer, memperkuat merek dengan menambah tagline premium healt brand untuk meningkatkan kebutuhan konsumen serta memanfaatkan kebijakan pemerintah melalui fasilitas promosi dan pelatihan pengembangan produk UMKM untuk membranding, memperkuat citra merek dan produk.
Adapun saran yang bisa diberikan kepada UMKM Mahesty melalui adanya penelitian ini yaitu menambah periode produksi untuk memberikan pemasukan yang maksimal pada usaha dan pelaku usaha. Selain itu diisarankan UMKM Mahesty menerapkan startegi agresif yang sesuai dengan hasil penelitian. Serta meningkatkan pangsa pasar seperti bermitra dengan pengusaha makanan bayi dan melakukan penjualan secara online.
