Analisis SWOT terhadap Program Gastropreneur dalam Mendukung UMKM Kuliner di Malang Creative Center (MCC)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program Gastropreneur sebagai model inkubasi dalam mendukung UMKM kuliner di Malang Creative Center (MCC) menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap manajer MCC, penilai tenant, dan pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan program meliputi dukungan pemerintah, fasilitas modern, kurikulum terstruktur, dan ekosistem kolaboratif, sedangkan kelemahannya antara lain keterbatasan SDM pendamping, seleksi tenant yang belum optimal, ketergantungan pendanaan eksternal, serta lemahnya monitoring pasca program. Peluang yang diidentifikasi mencakup pertumbuhan UMKM kuliner, tren positif ekonomi kreatif, potensi pasar wisata kuliner, dan peluang kemitraan swasta, sementara ancaman berupa persaingan program sejenis, perubahan tren pasar, ketidakpastian regulasi, dan risiko ketergantungan pada event. Berdasarkan hasil SWOT, strategi pengembangan yang disarankan yaitu memperluas jejaring kemitraan dengan dukungan pemerintah, memperkuat kapasitas SDM, memperbaiki seleksi tenant, mengoptimalkan jejaring MCC untuk menghadapi persaingan, serta mendiversifikasi sumber pendanaan dan meningkatkan monitoring keberlanjutan tenant. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gastropreneur berperan strategis dalam mendukung UMKM kuliner di Malang, namun memerlukan penguatan aspek manajerial, pendanaan, dan keberlanjutan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Kata Kunci: UMKM Kuliner, Inkubasi Bisnis, Gastropreneur, Analisis SWOT
