Implementasi Pengembangan Soft Skill Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah Dasar Brawijaya Smart School Malang
Abstract
Pendidikan dasar memegang peran penting dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sebagai pondasi kesuksesan di masa depan. Dalam konteks ini pengembangan soft skill seperti, kemampuan beradpatasi, pemecahan masalah, berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, kepemimpinan dan manajemen waktu menjadi sangat pentuk untuk menjawab tantangan era golbalisasi yang dinamis.
Dari latar belakang tersebut, maka peneliti telah merumuskan masalah yakni tentang bagaimana sekolah merencanakan pengembangan soft skill peserta didik melalui kegiatan kestrakurikuler, bagaimana sekolah melaksanakan pengembangan soft skill peserta didik melalui ekstrakurikuler, dan hasil dari pengembangan soft skill peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Berdasarkan studi pendahuluan, pengembangan soft skill telah implementasikan di SD Brawijaya Smart School Malang dengan melakukan kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjang peserta didik dalam menumbuh kembangkan minat dan bakat serta mencetak prestasi peserta didik. Oleh karena itu, tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengidentifikasi perencanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam pengembangan Soft skill peserta didik di Sekolah Dasar Brawijaya Smart School Malang, untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam pengembangan Soft skill peserta didik di Sekolah Dasar Brawijaya Smart School Malang, serta untuk mengukur hasil capaian kegiatan ekstrakurikuler dalam pengembangan soft skill peserta didik di Sekolah Dasar Brawijaya Smart School Malang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara itu untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, yang mana dengan melakukan pengamatan terkait aktivitas penelitian fenomena yang dilakukan secara sistematis, kemudian metode wawancara yang sistemnya dengan melakukan tanya jawab bersama dengan informan dua metode ini sebagai sumber data primer dalam penelitian, sedangkan dalam penggunaan sebagai sumber data sekunder adalah metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal yang menunjang seperti catatan-catatan, transkip, laporan, daftar agenda, dan lain sebagainya.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa kegiatan ekstrakurikuler di SD Brawijaya Smart School Malang dirancang secara sistematis melalui seleksi pelatih kompeten, penjadwalan terstruktur, dan pendaftaran berbasis minat, yang berhasil mengembangkan delapan soft skill utama meliputi kemampuan beradaptasi, komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama tim, kreativitas, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Dampak positif terlihat pada peningkatan prestasi peserta didik di berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional, serta perkembangan karakter yang lebih mandiri, percaya diri, dan mampu berkolaborasi. Temuan ini menegaskan pentingnya ekstrakurikuler sebagai wadah holistik untuk membentuk kompetensi non-akademik sekaligus mengoptimalkan potensi peserta didik di luar pembelajaran formal.
Dalam mengelola pengembangan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler di SD Brawijaya Smart School Malang, penting untuk merancang pendekatan yang responsif terhadap perkembangan zaman, memastikan tersedianya beragam kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masa kini. Keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama erat antara seluruh pihak terkait meliputi pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan wali murid dalam setiap tahap pelaksanaan, mulai dari perencanaan hingga penilaian hasil. Sistem yang terkoordinasi dengan baik ini tidak hanya memperkuat pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjamin pembentukan soft skill peserta didik berjalan secara sistematis dan terpantau, sekaligus menciptakan kesatuan pandangan di antara semua unsur sekolah dalam mewujudkan tujuan yang inginkan bersama.
