Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Kolase Bahan Alam Di Ra Nurul Iman Dampit
Abstract
Pendidikan termasuk hal penting dalam kehidupan manusia, maka Pendidikan yang baik diberikan sejak anak usia dini. Salah satu komponen penting pendidikan dalam pendidikan anak usia dini adalah pengembangan motorik halus. kemampuan motorik halus ini, sangat penting dalam perkembangan anak dan sangat dibutuhkan dalam aktifitas sehari-hari. Keterampilan ini tidak hanya memengaruhi kemampuan anak dalam beraktifitas, tetapi juga berkontribusi pada kesiapan akademik serta kemandirian mereka di masa depan.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di RA Nurul Iman Dampit, mendeskripsikan penerapan kegiatan kolase menggunakan bahan alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4- 5 tahun di RA Nurul Iman Dampit, mendeskripsikan penerapan kegiatan kolase menggunakan bahan alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4- 5 tahun di RA Nurul Iman Dampit.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun pada kelompok A di RA Nurul Iman Dampit melalui kegiatan kolase bahan alam mengalami peningkatan dan ada perubahan pada proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan diakumulasikan dari pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan rata-rata yaitu 81,25% dan mencapai indikator keberhasilan yaitu >80% sehingga penelitian berakhir pada siklus II. Pada kegiatan pra siklus hanya 4 anak yang tuntas dan mencapai persentase keberhasilan sebesar 25% dengan nilai rata-rata 6,5 pada kriteria berkembang sangat baik (BSB), siklus I terdapat 7 anak yang tuntas dan mencapai persentase keberhasilan sebesar 43,75% dengan rata-rata nilai 7,76 pada kriteria berkembang sangat baik (BSB), siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu menghasilkan 13 anak yang tuntas dan persentase keberhasilan sebesar 81,25% dengan rata-rata 11,35 pada kriteria berkembang sangat baik (BSB).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui penerapan kegiatan kolase bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di RA Nurul Iman Dampit mengalami perubahan yang sangat signifikan pada aktivitas pembelajaran. Semua peserta didik memiliki potensi yang berkembang pada diri masing-masing yang berkaitan dengan aspek perkembangan anak.
