Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Buku Pop Up Di Ra Ar Rohman Kota Batu
Abstract
Perkembangan masa golden ages anak terjadi pada saat usia dini (prasekolah). Pada masa ini anak sangat peka terhadap rangsangan dari lingkungannya, baik dari aspek sosial, moral, bahasa, kognitif maupun fisik. Maka di perlukan wadah atau tempat pendidikan untuk dapat memberikan dorongan atau stimulus agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui dunia Pendidikan. Salah satu manfaat dari pendidikan anak usia dini dapat membantu mengembangkan kemampuan linguistik dan sosial anak. Mengajarkan anak untuk berbahasa dengan baik bukan hanya soal keterampilan berbicara, tetapi juga tentang membantu anak memahami dan merenungkan sesuatu dengan baik. Melalui kemampuan berbahasa yang baik, anak-anak dapat mengekspresikan ide dan perasaan dengan lebih jelas dan mudah di fahami oleh orang lain.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendiskripsikan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di RA Ar Rohman Kota Batu . (2) Mendiskripsikan penerapan buku pop up untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun di RA Ar Rohman Kota Batu. Dan (3) Mendiskripsikan upaya meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui buku pop up untuk usia 4-5 tahun di RA Ar Rohman Kota Batu.
Penelitian ini mengunakan Pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model PTK Kemmis dan Mc Taggart. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa pada anak usia 4-5 tahun di RA Ar Rohman Kota Batu. Hal ini terlihat dari pengamatan siklus I mencapai nilai rata-rata yaitu 8,32 dengan jumlah anak yang tuntas sebanyak 14 anak dan presentase keberhasilan mencapai 55% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 9,85 dengan jumlah anak yang tuntas sebanyak 21 anak dengan presentase keberhasilan sebesar 81% dan kriteria nilai tertinggi yaitu 4 berkembang sangat baik (BSB).
. Tiga indikator yang telah di tentukan oleh peneliti yaitu menyebutkan berbagai macam gambar yang di lihatnya, mengenal huruf dan membaca cerita berdasarkan gambar.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui penerapan buku pop up dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 pada kelompok A di Ra Ar Rohman Kota Batu secara signifikan. Dengan adanya buku pop up interaksi guru dan anak lebih hangat, dialog lebih terbuka dan topik pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi anak. Sehingga secara alami perkembangan bahasa akan tumbuh dengan sedirinya.
