| dc.description.abstract | Kubis bunga merupakan salah satu sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan memiliki manfaat dalam mencukupi gizi masyarakat sehingga sangat prospektif untuk dibudidayakan. Praktik pertanian yang biasa dilakukan dalam upaya meningkatkan produksi yaitu melalui pemupukan kimia NPK, aplikasi NPK dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek negatif terhadap tanah juga biayanya yang relatif mahal. Salah satu upaya untuk mengurangi pupuk anorganik yaitu dengan menggunakan pupuk organik seperti vermikompos dan juga penambahan nano partikel ZnO dan SiO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi macam nano partikel dan dosis vermikompos powder terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga varietas Larisa F1. Penelitian ini merupakan percobaan pot di green house yang berlokasi di Desa Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAK Faktorial vs kontrol dengan perlakuan yang diujikan yaitu: P1D1 (SiO2 50 mg/kg+ vermikompo 300g/pot), P1D2 (SiO2 50 mg/kg+ vermikompos 600g/pot), P1D3 (SiO2 50 mg/kg+ vermikompos 900g/pot), P2D1 (ZnO 100 mg/kg+ vermikompos 300g/pot), P2D2 (ZnO 100 mg/kg+ vermikompos 600g), P2D3 (ZnO 100 mg/kg+ vermikompos 900g/pot), P3D1 ((SiO2+ZnO)+ vermikompos 300g/pot), P3D2 ((SiO2+ZnO)+ vermikompos 600g/pot), P3D3 ((SiO2+ZnO)+ vermikompos 900g/pot) dan satu perlakuan pembanding menggunakan pupuk NPK. Variabel yang diamati meliputi : Pertumbuhan (Tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas daun), Hasil (Bobot segar kubis bunga per tanaman, Keliling crop kubis bunga, Bobot segar total tanaman, Bobot kering total tanaman, Indeks panen).
Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan macam nano partikel dan dosis vermikompos terhadap variabel pertumbuhan tanaman pada parameter tinggi tanaman dan hasil tanaman kubis bunga varietas Larisa F1 yang meliputi parameter bobot segar kubis bunga per tanaman, keliling crop kubis bunga, bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman, indeks panen. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perlakuan P1D3 (SiO2 50 mg/kg+ vermikompos 900g/pot)menunjukan hasil terbaik. | en_US |