Efektivitas Teknik Pemasaran Kelinci Di Azhar Rabbit Farm Batu
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Azhar Rabbit Farm, Kota Batu, pada periode 25 Juli 2025 – 25 Agustus 2025. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas teknik pemasaran online (melalui Facebook) dan offline (melalui penjualan langsung/mulut ke mulut) terhadap peningkatan penjualan kelinci. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi peternak kelinci serta menjadi kontribusi akademis dalam pengembangan strategi pemasaran peternakan. Materi penelitian berupa data penjualan kelinci yang diperoleh melalui dua saluran pemasaran, yaitu online melalui Facebook dan offline melalui kunjungan langsung ke peternakan periode Juli 2024-Juni 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed method sequential exploratory, dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi strategi pemasaran, serta analisis kuantitatif menggunakan uji beda rata-rata (independent sample t-test) untuk membandingkan efektivitas kedua teknik pemasaran.
Hasil penelitian dengan menggunakan uji beda rata-rata (independent sample t-test) berbeda secara signifikan dibanding dengan pemasaran offline (P<0,05) menunjukkan bahwa efektivitas penjualan online berbeda signifikan dibanding dengan penjualan secara offline. Rata- rata penjualan online adalah 40,25 ekor/bulan dengan standar deviasi 16,71, sedangkan rata-rata penjualan offline adalah 27,75 ekor/bulan dengan standar deviasi 11,20. sehingga diperoleh nilai t hitung = 12,5 ÷ 5,68 = 2,20. Hasil ini menunjukkan bahwa t hitung = 2,20 dengan Sig. (2- tailed) = 0,043.
Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik pemasaran online terbukti lebih efektif dan lebih unggul dalam menghasilkan volume penjualan dibandingkan teknik pemasaran offline terutama dalam menjangkau pasar yang spesifik. Di sisi lain, pemasaran offline menjadi sangat vital untuk menangkap permintaan pasar lokal yang bersifat musiman, terutama dari sektor pariwisata saat periode liburan. Sehingga Sinergi antara kedua memang saling melengkapi. Oleh karena itu, strategi ini menjadi kunci keberhasilan pemasaran Azhar Rabbit Farm secara keseluruhan. Saran untuk peternakan Azhar Rabbit Farm sebaiknya tetap mempertahankan dan mengoptimalkan terus kedua saluran pemasaran (online dan offline) karena keduanya terbukti memiliki peran strategis yang berbeda. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya peternakan bisa menganalisis platform digital lain dalam pemasaran produk peternakannya.
