Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Pare Secara Penguapan Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 September sampai 2 Oktober 2025. Pembuatan ekstrak daun pare dan pengambilan nilai kualitas interior telur ayam dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang. Sementara proses penguapan (evaporasi) telur ayam dilaksanakan di Teaching Farm Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberian ekstrak daun pare secara penguapan terhadap kualitas interior telur.
Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah 24 butir telur ayam dengan strain Isa brown yang diambil langsung dari peternak pada hari pertama. Bahan lainnya yaitu daun pare muda yang telah dikeringkan dan dihaluskan lalu diekstraksi dengan etanol 96%. Hasil dari ekstrak daun pare akan dievaporasikan ke telur dengan konsentrasi yang berbeda. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah egg tray, kaca datar, timbangan digital, jangka sorong, mesin evaporator, spirometer. Metode penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), Terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 (kontrol tanpa ekstrak daun pare 0%), P1 (ekstrak daun pare 5%), P2 (ekstrak daun pare 10%), P3 (ektrak daun pare 15%) dengan proses penguapan selama 5 menit. Dengan variabel yang diamati adalah Indeks Putih Telur, Indeks Kuning Telur, dan Haugh Unit. Analisis yang digunakan menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA).
Hasil penelitian berdasarkan ANOVA (Analysis Of Variance) bahwa pemberian ekstrak daun pare secara penguapan tidak berpengaruh nyata (P0>0,05) terhadap kualitas interior telur ayam (IKT, IPT, dan HU). Rata-rata indeks kuning telur berkisar P0(0,224), P1 (0,258), P2 (0,251), P3 (0,263), indek putih telur P0 (0,018), P1 (0,020), P2 (0,021), P3 (0,022), Haugh Unit P0 (48,854), P1 (48,433), P2 (52,502), P3 ( 53,853).
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpukan bahwa telur yang diberikan ekstrak daun pare 5-15% dengan metode penguapan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas interior telur ayam (Indeks Putih Telur, Indek Kuning Telur, dan Haugh Unit). Adanya tren peningkatan nilai mengindikasikan bahwa daun pare memberikan dampak positif pada setiap perlakuannya. hasil terbaik pada penelitian ini adalah pada konsentrasi 15%.
