Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Pare (Momordica Charantia l.) Secara Penguapan Terhadap Rongga Udara Dan Total Bakteri Telur Ayam Ras
Abstract
Penelitian dilaksanakan pada tanggal 2 September sampai 2 Oktober 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian berbagai konsentrasi ekstrak daun pare (Momordica charantia L.) secara penguapan terhadap rongga udara dan total bakteri telur ayam ras. Kegunaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian berbagai konsentrasi ekstrak daun pare (Momordica charantia L.) secara penguapan terhadap rongga udara dan total bakteri telur ayam ras dan dapat menghasilkan publikasi artikel ilmiah dalam bentuk jurnal yang diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi peneliti selanjutnya.
Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah telur ayam ras (ISA Brown) segar berumur 1 hari yang memiliki shape indeks 80-83 dengan berat antara 56-58gram sebanyak 24 butir. Bahan yang digunakan adalah serbuk daun pare, etanol 96%, dan Nutrien Agar (NA). Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah egg tray, senter, timbangan digital, jangka sorong, mesin evaporator, cawan petri, erlemeyer, colony counter, pipet, gelas ukur, tabung reaksi, dan alat inkubator. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, yaitu P0 tanpa konsentrasi 0%, P1 konsentrasi ekstrak daun pare 5%, P2 konsentrasi ekstrak daun pare 10%, dan P3 konsentrasi ekstrak daun pare 15% secara penguapan dengan lama penyimpanan 21 hari pada suhu ruang. Variabel yang diamati adalah rongga udara dan total bakteri. Analisis statistik dilakukan menggunakan ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguapan telur ayam ras dengan ekstrak daun pare yang disimpan selama 21 hari pada suhu ruang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap rongga udara dan total bakteri. Nilai rata-rata pada rongga udara untuk masing-masing perlakuan yaitu P0 dengan nilai 0,53cm, P1 dengan nilai 0,495cm, P2 dengan nilai 0,42cm, dan P3 dengan nilai 0,445cm. Adapun nilai rata-rata total bakteri pada masing-masing perlakuan yaitu P0 dengan nilai 3,5 x 108 CFU/ml, P1 dengan nilai 13 x 108 CFU/ml, P2 dengan nilai 1,3 x 108 CFU/ml, dan P3 dengan nilai 2,0 x 108 CFU/ml.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi ekstrak daun pare (Momordica charantia L.) secara penguapan tidak mempengaruhi nilai rongga udara dan nilai total bakteri, namun pemberian berbagai konsentrasi ekstrak daun pare secara penguapan dapat mempertahankan mutu kualitas rongga udara setelah penyimpanan selama 21 hari pada suhu ruang. Pemberian konsentrasi ekstrak daun pare sebanyak 10% secara penguapan menghasilkan nilai rongga udara sebanyak 0,42cm dengan nilai mutu I dan nilai total bakteri sebanyak 1,3 x 108 CFU/ml. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan lama penyimpanan selama 14 hari untuk mempertahankan kualitas organoleptik melalui penambahan jumlah konsentrasi ekstrak daun pare dengan variabel jumlah cemaran bakteri patogen dan kualitas organoleptik
