Show simple item record

dc.contributor.authorROZI, REZA FACHRUR
dc.date.accessioned2026-08-26T03:33:21Z
dc.date.available2026-08-26T03:33:21Z
dc.date.issued2025-07-10
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14138
dc.description.abstractUltisol merupakan jenis tanah lahan kering (upland) yang terluas di Indonesia. Tanah ini memiliki kendala utama yaitu kemasamannya tinggi (pH rendah), kejenuhan basa rendah, KTK rendah, kandungan bahan organik rendah dan kandungan haranya juga rendah. Untuk dijadikan lahan pertanian intensif membutuhkan pengelolaan khusus. Berbagai cara pengelolaan telah diterapkan pada tanah ini. Namun produktifitasnya masih relatif rendah terutama bila digunakan sebagai lahan tanaman hortikultura. Salah satu upaya yang menjajikan adalah penggunaan nanoteknologi dalam pertanian. Nanoteknologi telah menunjukkan potensi untuk meningkatkan produktivitas tanaman melalui peningkatan efisiensi penyerapan nutrisi, fotosintesis dan resistensi terhadap stres lingkungan. Nanokompos dan nano NPK adalah penerapan nanoteknologi dalam pembuatan pupuk organik dan pupuk NPK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aplikasi nano kompos dan nano NPK pada pertumbuhan dan hasil terhadap tanaman sawi pakcoy dengan menggunakan media tanam Tanah Ultisol. Penelitian ini dilakukan di rumah plastic yang bertempat di Dusun Tebelo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Dimulai pada Bulan April sampai Bulan Juni 2025. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor I adalah dosis nano kompos (D) dan faktor II dosis nano NPK (P). Dosis nano kompos ada 3 level dimulai dari D0 yaitu tanpa nano kompos, D1 sebesar 7,5 gram/pot dan D2 dengan dosis 15 gram/pot. Untuk Faktor II juga terdiri dari tiga level yaitu P1 dengan dosis sebesar 1,5 gram/pot, P2 dosis 3 gram/pot dan P3 dengan dosis 4,5 gram/pot. Dari dua faktor ini diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali ulangan dan masing masing perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga jumlah keseluruhan sampel tanaman adalah 81 tanaman. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman(cm), jumlah daun (cm), luas daun (cm2), berat segar tanaman, berat segar ekonomis dan berat kering tanaman. Hasil analisis ragam (anova) menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi nanokompos dan nano NPK memberikan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan sawi pakcoy pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun tanaman dan luas daun tanaman. Pada parameter hasil panen menunjukkan interaksi yang nyata terhadap hasil panen bobot segar tanaman, bobot segar bernilai ekonomis dan bobot kering total tanaman dimana perlakuan D2P1 (dosis nano kompos 2 ton/ha (15 g/pot) dan nano NPK 200 kg/ha (1,5 g/pot)) merupakan perlakuan terbaik yang memberikan bobot segar 15,03 gram, bobot segar ekonomis 12,19 gram dan bobot kering total tanaman 0,82 gram.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectAplikasi Nano Komposen_US
dc.subjectNano Npken_US
dc.subjectPertumbuhan Tanaman Sawi Pakcoyen_US
dc.subject(Brassica Rapa L.)en_US
dc.subjectTanah Ultisolen_US
dc.titlePengaruh Aplikasi Nano Kompos Dan Nano Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Rapa L.) Pada Tanah Ultisolen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang