Show simple item record

dc.contributor.authorMUSTA’IN, HAIRU
dc.date.accessioned2026-08-28T02:41:05Z
dc.date.available2026-08-28T02:41:05Z
dc.date.issued2026-01-31
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14153
dc.description.abstractTomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan sayuran yang banyak diminati karena dapat diolah menjadi berbagai makanan, serta kandungan gizi nya yang tinggi. Penggunaan pupuk anorganik tanpa diimbangi dengan penambahan pupuk organik terbukti berdampak terhadap degradasi lahan pertanian, yang mengakibatkan penurunan produktivitas tomat. Biokompleks adalah pupuk organik yang mengandung berbagai unusr makro, mikro, yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas tanah, selain itu penambahan pupuk KNO3 berperan sebagai sumber nutrisi dikarenakan tomat memerlukan kalium dalam jumlah banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kalium nitrat, dan pupuk organik biokompleks terhadap pertumbuhan, hasil, dan serapan hara tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – November 2025 di lahan pertanian Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang di mana faktor pertama dosis KNO3 yang terdiri dari K0 : 0 kg/hektar, K1 : 75 kg/hektar, K2 : 150 kg/hektar, dan K3 : 225 kg/hektar. Sedangkan faktor kedua adalah dosis biokompleks yang terdiri dari B0 : 0 ton/hektar B1 = 5 ton/hektar, B2 = 10 ton/hektar, B3 = 15 ton/hektar. Dari kedua faktor terdapat 16 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan 3 sampel per ulangan, sehingga secara keseluruhan terdapat 144 sampel. Variabel yang diamati meliputi variabel pertumbuhan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan jumah tangkai. Sedangkan variabel hasil terdiri dari diameter buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, bobot dan jumlah buah sisa, bobot segar total tanaman, serapan NPK, dan klorofil. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji F (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan, dan hasil tanaman. Bila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi KNO3 dan biokompleks memberikan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan, dan hasil kangkung. Perlakuan K3B2 (kalium nitrat 225 kg/ha dan biokompleks 10 ton/ha) menunjukkan perlakuan terbaik pada semua variabel, namun pada variabel bobot buah per tanaman perlakuan K2B2 (kalium nitrat 150 kg/ha dan biokompleks 10 ton/ha) menunjukkan hasil yang lebih baik yakni sebesar 1793,66 g/tanaman.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectTanaman Tomaten_US
dc.subjectKalium Nitrat dan Biokompleksen_US
dc.titlePemberian Kalium Nitrat Dan Biokompleks Terhadap Serapan Hara Nk Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang