Show simple item record

dc.contributor.authorYANTI, DEWI ARIFI
dc.date.accessioned2026-08-31T03:52:58Z
dc.date.available2026-08-31T03:52:58Z
dc.date.issued2025-04-20
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14161
dc.description.abstractDi Indonesia, sektor pertanian organik menunjukkan potensi peningkatan sekitar 20% setiap tahunnya (Sapas et al., 2020). Kenaikan ini mencerminkan adanya peningkatan konsumsi sayuran organik secara bertahap. Salah satu faktor yang mendorong peningkatan konsumsi tersebut adalah pergeseran pola perilaku konsumsi masyarakat, terutama pasca pandemi Covid-19 (Khoiriyah et al., 2023). Masyarakat mulai mengadopsi budaya konsumsi makanan sehat dan lebih sadar terhadap bahaya residu kimia pada produk pangan (Mulyani, 2020). Konsumen kini lebih selektif dan cenderung memilih produk-produk organik yang bebas pestisida serta ramah lingkungan. Potensi permintaan konsumen di Kota Malang cukup besar terhadap produk organik, namun pemasaran pangan organik di terkendala oleh persepsi mengenai harga pangan organik yang dianggap mahal. Hal ini diperkuat oleh survey awal yang menunjukan bahwa 3 dari 5 supermarket di area Kota Malang sudah menghentikan penjualan sayuran organik karena harga sayuran organik lebih mahal dari sayuran anorganik (Iqbal, et al., 2024). Selain harga yang cukup tinggi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk membeli sayur organik. Dengan adanya latar belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan 1. Untuk mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen dalam membeli sayuran organik di Kota Malang 2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk sayuran organik di Kota Malang. Penelitian dimulai pada bulan April-Juli 2025 yang dilaksanakan di Kota Malang khususnya pada lokasi-lokasi penjualan sayur organik di Kota Malang. Diantaranya yakni Super Indo Tlogomas, Ranch Market dan Lai-lai Fresh. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara dengan pengunjung yang membeli sayur di lokasi penelitian. Adapun jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sejumlah 100 orang. Lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan lokasi-lokasi tersebut merupakan lokasi penjualan sayur organik di Kota Malang. Untuk menjawab tujuan penelitian 1 digunakan analisis deskriptif sedangkan untuk menjawab tujuan penelitian 2 digunakan analisis regresi logistik. Data yang digunakan untuk analisis penelitian adalah data primer yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara kepada sampel penelitian, Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa responden yang membeli sayur organik didominasi oleh usia 20-41 tahun dengan pendidikan terakhir SMA/MA Sederajat dan pendapatan pada rentang >Rp2.000.000 – Rp5.000.000 yang memiliki jumlah tanggungan keluarga 1-2 jiwa. Responden terbiasa mengonsumsi sayur organik, begitu pula lingkungan responden yang juga mengonsumsi sayur organik, selanjutnya responden suka terhadap sayur organik dan menganggap sayur organik memiliki kandungan yang lebih sehat dibandingkan sayur konvensional. Adapun pernyataan yang diberikan pada variabel produk, harga, lokasi dan promosi menunjukkan menunjukkan jawaban responden yang menyatakan setuju. Faktor yang berpengaruh secara positif terhadap keputusan pembelian sayuran organik di Kota Malang adalah usia (X1), faktor kebudayaan (X5), faktor psikologis (X8), produk (X9), dan lokasi (X11). Faktor yang berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian sayuran organik di Kota Malang adalah variabel pendidikan (X2), jumlah tanggungan keluarga (X4), faktor sosial (X6), dan promosi (X12). Sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi keputusan pembelian sayuran organik di Kota Malang adalah pendapatan (X3), faktor pribadi (X7) dan harga (X10). Saran yang dapat diberikan peneliti berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan adalah satu, produsen maupun pelaku pemasaran sayur organik di Kota Malang dapat memperhatikan karakteristik konsumen yang memutuskan membeli sayur organik sehingga sayur yang dipasarkan sesuai dengan kondisi konsumennya. Dua, dengan mengetahui faktor yang memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian sayuran organik dapat membantu dalam perencanaan strategi pemasaran yang tepat dan berkelanjutan. Sedangkan, untuk peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel atau faktor lain yang belum ada dalam penelitian ini seperti faktor kesadaran diri, persepsi dan kepedulian lingkunganen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectKeputusan Konsumenen_US
dc.subjectProduk Sayuran Organiken_US
dc.subjectProduk Organiken_US
dc.titleAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Produk Sayuran Organik (Studi Kasus di Super Indo Tlogomas, Ranch Market dan Lai-lai Market Kota Malang)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang