| dc.description.abstract | Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat telah mentransformasi pola konsumsi masyarakat Indonesia ke arah digital, termasuk dalam pembelian produk kebutuhan sehari-hari seperti sayuran (online grocery shopping). Fenomena ini terlihat dari proyeksi pasar e-commerce makanan dan minuman yang terus meningkat serta perubahan perilaku konsumen pasca pandemi yang mengutamakan kemudahan dan keamanan. Super Indo, sebagai salah satu retailer terkemuka, merespons perubahan ini dengan meluncurkan aplikasi Super Indo guna menarik konsumen melalui kualitas, harga, dan efisiensi layanan. Namun, pemasaran sayuran secara daring memiliki tantangan unik terkait persepsi kesegaran dan kepercayaan konsumen. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian sayuran melalui aplikasi Super Indo.
Penelitian ini dilakukan di Kota Malang, tepatnya pada empat gerai yaitu Super Indo cabang Tlogomas, Bendungan Sutami, Sulfat, dan Langsep, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Berdasarkan pendekatan 10 times rules yang umum digunakan dalam analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan untuk menjawab tujuan penelitian digunakan metode analisis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Variabel yang diteliti meliputi bauran pemasaran 7P yaitu Product (X1), Price (X2), Place (X3), Promotion (X4), People (X5), Process (X6), dan Physical Evidence (X7) terhadap Keputusan Pembelian (Y).
Berdasarkan pada hasil analisis data, diketahui bahwa profil responden mayoritas adalah perempuan (79%) dengan kelompok usia 18-25 tahun (89%) yang berstatus sebagai mahasiswa/pelajar (76%). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa dari tujuh variabel bauran pemasaran, terdapat lima variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel tersebut adalah Product (X1) dengan nilai P-Value 0,000, Price (X2) dengan nilai 0,000, Promotion (X4) dengan nilai 0,001, Process (X6) dengan nilai 0,022, dan Physical Evidence (X7) dengan nilai 0,004. Sementara itu, variabel Place (X3)dengan nilai 0,432 dan People (X5) dengan nilai 0,076 ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sayuran melalui aplikasi Super Indo di Kota Malang.
Dari hasil analisis nilai koefisien jalur, variabel Promotion (X4) dengan nilai
0,009 menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan
pembelian konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen aplikasi Super Indo
sangat mempertimbangkan diskon-diskon yang tersedia dalam mengambil
keputusan pembelian. Tidak berpengaruhnya variabel Place (X3) dan People (X5)
menunjukkan bahwa dalam konteks belanja melalui aplikasi, keberadaan fisik toko
yang dekat serta interaksi dengan staf bukan lagi menjadi pertimbangan utama
dibandingkan dengan fungsionalitas aplikasi dan kecepatan proses layanan. Dari hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyarankan agar Super Indo terus dari hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyarankan agar Super Indo meningkatkan kemudahan akses aplikasi dengan mengoptimalkan performa agar lebih ringan dan tetap dapat digunakan dengan baik pada kondisi jaringan internet yang lemah. Selain itu, perusahaan juga perlu meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyediakan fitur customer service atau layanan chat yang responsif sehingga konsumen dapat dengan mudah menyampaikan pertanyaan maupun keluhan terkait pesanan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan konsumen serta memperkuat pengaruh variabel Place dan People terhadap keputusan pembelian sayuran melalui aplikasi Super Indo. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel moderasi atau mediasi seperti loyalitas pelanggan atau kepuasan, serta memperluas cakupan sampel agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan secara lebih luas dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif. | en_US |