Show simple item record

dc.contributor.authorMAGHFIROH, MAULIDA
dc.date.accessioned2026-09-01T04:45:19Z
dc.date.available2026-09-01T04:45:19Z
dc.date.issued2025-01-25
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14165
dc.description.abstractPadi adalah salah satu komoditi penting bagi masyarakat Indonesia karna sumber makanan pokok bagi masyarakat Indonesia adalah nasi yang berasal dari tanaman padi. Padi menjadi komoditas pangan paling utama di Indonesia dan memiliki nilai strategis tinggi sehingga pemerintah perlu memberikan penanganan yang serius dalam upaya peningkatan produktifitas padi. Besarnya peran pemerintah dalam memberikan penanganan dan pengolahan terhadap komoditas pangan khususnya padi bisa dilihat dari mulai pra produksi seperti penyedia bibit unggul, pupuk,obat-obatan, irigasi yang memadai serta penguatan modal. Dilihat dari data BPS (2024) di Kabupaten Nganjuk mengalami penurunan produktivitas 5 tahun terakhir di tahun 2019-2023, terjadinya penurunan produksi padi dapat dikatakan bahwa penggunaan faktor-faktor produksi yang kurang efisien, sehingga kemampuan petani dalam mengolah faktor-faktor produksi secara efisien erat kaitannyan dengan upaya peningkatan produktivitas pangan dalam sektor pertanian khususnya padi sehingga mereka mampu mecapai titik potensi maksimum dalam kegiatan usahataninya. Sehingga kesejahteraan petani juga berpengaruh dalam tercapainya produktivitas padi yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk menganalisis biaya, penerimaan dan keuntungan usahatani padi sawah di Desa Sumberagung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi ekonomi menggunakan pendekatan keuntungan Cobb Doglas usahatani padi sawah di Desa Sumberagung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yaitu di Desa Sumberagung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, dan pengambilan sampel dilakukan secara random sampling sebanyak 60 petani yang menanam padi sawah. Data penelitan dikumpulkan dengan wawancara langsung kepada petani yang dipilih secara acak. Data pendukung diperoleh dari Kantor desa dan BPS Kabupaten Nganjuk. Metode analisis data menggunakan R/C Ratio serta analisis Fungi Keuntungan Cobb-Douglas UOP (Unit Output Price). Hasil analisis usahatani padi sawah menunjukkan rata-rata penerimaan usahatani padi sawah sebesar Rp. 33.586.719/Ha/MT diperoleh dari hasil produksi padi sawah sebesar 6717,34 kg/Ha/MT dikali dengan harga jual Rp. 5.000/kg. Rata-rata total biaya usahatani padi sawah sebesar Rp. 10.754.909/Ha/MT dengan rata-rata keuntungan yang diperoleh usahatani padi sawah sebesar Rp. 22.831.810/Ha/MT dan R/C Ratio 3,12 artinya bahwa setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 3,12 dan dapat dikatakan bahwa usahatani padi sawah di Desa Sumberagung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk layak untuk dikembangkan. Hasil analisis regresi fungsi keuntungan Cobb-Douglas untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap keuntungan usahatani padi sawah ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani padi sawah adalah luas lahan (p-value 0,0001), biaya alat (p-value 0,011), harga benih (p-value 0,002), harga pupuk urea (p-value 0,001), harga pupuk phonska (p-value0,006), harga pupuk organik (p-value0,000), harga pupuk ZA (p-value 0,044), dan harga obat-obatan (p-value 0,010) pada tingkat kepercayaan 90%. dan faktor-faktor yang tidak mempengaruhi keuntungan usahatani padi sawah adalah upah tenaga kerja (p-value 0,054). Nilai koefisien regresi pada variable yang positif diantaranya adalah luas lahan (0,1237), benih (0,2113), dan pupuk ZA (0,0562) tanda positif artinya menunjukkan pengaruh yang searah antara variable independen dan variable dependen. Artinya jika variable tersebut mengalami kenaikan 1% maka keuntungan akan mengalami peningkatan. Nilai koefisien regresi pada variabel bebas yang negative diantaranya adalah biaya alat (-0,0952), harga pupuk urea (-0,1677), harga pupuk phonska (-0,1127), harga pupuk organik (-0,1087), harga obat-obatan (-0,0642), dan upah tenaga kerja (-0,0973) nilai tersebut menunjukkan pengaruh negative (berlawanan arah) antara variable independent dan variabel dependen. Artinya jika variable tersebut mengalami kenaikan 1% maka keuntungan akan mengalami penurunan. Saran dari penelitian ini adalah petani perlu menggunakan faktor-faktor produksi sesuai biaya yang ada. Sehingga diharapkan akan mencapai jumlah input yang efisien dan efektif dengan biaya yang dikeluarkan petani dalam kegiatan usahataninya. Hasilnya dapat meningkatkan keuntungan produksi usahatani padi di Desa Sumberagung Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Kepada pemerintah diharapkan mampu memfasilitasi saran dan prasarana transportasi yang lebih baik untuk para petani agar mudah dalam mengakses informasi, pembelian sarana produksi hingga pemasaran agar petani dapat terus aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam usahataninya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectEkonomien_US
dc.subjectUsahatani Padien_US
dc.titleAnalisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Padi Sawah Di Desa Sumberagung Kec Gondang Kab Nganjuken_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang