Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Kecurangan Akademik (Studi Kasus pada Mahasiswa Akuntansi di Kota Malang)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud hexagon terhadap kecurangan akademik pada mahasiswa akuntansi di Kota Malang. Fraud hexagon dalam penelitian ini terdiri atas pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, dan collusion. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi di Kota Malang, dan Untuk teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert. hasil uji F menunjukkan Sig. 000b < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1, X2, X3, X4, X5, X6 secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Y. nilai Adjusted R Square pada penelitian ini sebesar 0,873 atau 87,3%. Dan hasil uji t secara parsial Variabel X1, X3, X4, X5, X6 memiliki nilai Sig. 0,000 < 0,05, Sedangkan X2 memiliki Sig. 0,108 > 0,05. Jadi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pressure, rationalization, capability, arrogance, dan collusion berpengaruh positif terhadap kecurangan akademik, sedangkan opportunity tidak berpengaruh positif terhadap kecurangan akademik.
Kata kunci: fraud hexagon, kecurangan akademik, mahasiswa akuntansi.
