Show simple item record

dc.contributor.authorMAFIROH, NABILAH EMMA
dc.date.accessioned2026-10-19T03:47:17Z
dc.date.available2026-10-19T03:47:17Z
dc.date.issued2025-03-07
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14247
dc.description.abstractTanaman padi (oryza sativa L.) merupakan komoditas tanaman pangan yang sangat penting dan menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk di dunia, bahkan di Indonesia sendiri padi merupakan salah satu tanaman utama yang dibudidayakan petani sebagai makanan pokok lebih dari 50% masyarakat. Dalam budidaya padi sawah, pada umumnya petani masih menerapkan sistem budidaya konvensional dengan menggunakan pupuk kimia untuk meningkatkan hasil tanaman dalam budidaya tanaman pangan. Dari permasalahan tersebut diperlukan adanya penerapan sistem budidaya tanaman yang ramah lingkungan dengan meminimalisir penggunaan pupuk kimia, salah satunya adalah biosaka. Biosaka digolongkan ke dalam elisitor, dimana elisitor ini merupakan zat atau molekul yang berfungsi untuk meningkatkan respon stress sehingga dapat menginisiasi metabolit sekunder tanaman. Pupuk organik ini tidak digunakan untuk menggantikan pupuk anorganik, tetapi untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman. Untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi tanaman yang maksimal diperlukan pemberian pupuk anorganik yang direkomendasikan dan penambahan pupuk organik yaitu kompos. Penelitian ini merupakan percobaan rumah kaca yang dilaksanakan di Dusun Tebelo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Plot yang terdiri dari petak utama (PU) E0 = Tanpa Elisitor dan E1 = Dengan Elisitor, sedangkan anak petak (AP) terdiri dari P0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan), P1 = NPK 100%, P2 = Kompos 500 g, P3 = NPK 100% dan Kompos 500 g. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 8 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Setiap perlakuan terdapat 6 sampel tanaman, dan total seluruhnya terdapat 24 perlakuan dengan total populasi sebanyak 144 tanaman. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam uji F (ANOVA) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian elisitor dan kombinasi pupuk anorganik dan kompos berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan, tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah daun, luas daun dan batang produktif. Pemberian elisitor dan kombinasi pupuk anorganik dan kompos juga berpengaruh nyata terhadap variabel hasil bobot segar total jerami, bobot kering oven jerami, jumlah malai per-rumpun, jumlah gabah isi per-malai, dan bobot gabah kering panen per-rumpun. Secara umum perlakuan E1P3 (elisitor dan kombinasi pupuk NPK 100% dan kompos 500 g) menunjukkan hasil yang nyata dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan pemberian elisitor menunjukkan hasil yang nyata pada variabel pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah batang, dan jumlah daun, dan variabel hasil bobot malai per-rumpun dan kadar air gabah dibandingkan dengan perlakuan tanpa elisitor. Perlakuan pemberian pemupukan secara umum perlakuan P3 (NPK 100% dan kompos 500 g) menunjukkan hasil yang nyata pada variabel jumlah batang, luas daun, dan jumlah gabah hampa per-malai.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectTanaman Padi (Oryza sativa L.)en_US
dc.subjectAplikasi Elisitoren_US
dc.subjectKombinasi Pupuk Anorganik dan Komposen_US
dc.subjectPertumbuhan dan Hasil Tanaman Padien_US
dc.titlePengaruh Aplikasi Elisitor Dan Kombinasi Pupuk Anorganik Dan Kompos Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza Sativa L) Varietas Inpari 32en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang