Show simple item record

dc.contributor.authorAMANDAYA, DHEMIS
dc.date.accessioned2026-10-22T03:08:05Z
dc.date.available2026-10-22T03:08:05Z
dc.date.issued2026-02-24
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14262
dc.description.abstractHome Agroindustry Emping Jagung Aisyah merupakan usaha rumah tangga yang bergerak di bidang pengolahan jagung menjadi emping jagung dan telah berproduksi secara rutin untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal di Dusun Ngembes, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Usaha ini memanfaatkan ketersediaan bahan baku jagung yang melimpah di Kabupaten Lamongan sebagai salah satu sentra produksi jagung di Jawa Timur. Meskipun memiliki potensi bahan baku dan kualitas produk yang baik, dalam praktiknya usaha ini masih menghadapi berbagai permasalahan pada aspek pemasaran, seperti promosi yang masih terbatas, kemasan produk yang sederhana, variasi produk yang belum beragam, serta meningkatnya persaingan dengan produk sejenis. Kondisi tersebut menuntut adanya perumusan strategi pemasaran yang tepat agar usaha dapat berkembang secara optimal, berkelanjutan, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bauran pemasaran 7P yang meliputi product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence pada Home Agroindustry Emping Jagung Aisyah, serta merumuskan strategi pemasaran yang sesuai berdasarkan analisis lingkungan internal dan eksternal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada 50 responden konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia minimal 20 tahun dan pernah membeli produk minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa kuesioner layak dan konsisten dalam mengukur persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran 7P. Hasil pengujian menunjukkan seluruh item pernyataan valid dan reliabel, sehingga data dapat digunakan untuk analisis lanjutan. Analisis dilakukan secara bertahap melalui analisis deskriptif, kemudian dilanjutkan dengan analisis IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha. Hasil analisis bauran pemasaran menunjukkan bahwa aspek produk memiliki kualitas rasa yang baik, tekstur renyah, serta daya simpan relatif lama. Aspek harga dinilai terjangkau dan sesuai dengan kualitas produk. Aspek tempat cukup strategis dan mudah dijangkau konsumen. Namun, aspek promosi masih belum optimal karena belum memanfaatkan media digital secara maksimal. Dari aspek people, pelayanan dinilai ramah dan responsif. Aspek process menunjukkan proses produksi dan transaksi berjalan konsisten, sedangkan aspek physical evidence menunjukkan lingkungan usaha cukup bersih namun kemasan produk masih perlu pengembangan agar lebih menarik dan kompetitif. Berdasarkan hasil perhitungan matriks IFAS dan EFAS, faktor kekuatan dan peluang lebih dominan dibandingkan kelemahan dan ancaman. Hasil pemetaan ke dalam Matriks IE menunjukkan posisi usaha berada pada kategori pertumbuhan (growth), yang mengindikasikan strategi pengembangan dan ekspansi pasar layak diterapkan. Sementara itu, hasil analisis Matriks SPACE menunjukkan posisi strategis usaha berada pada kuadran agresif, yang berarti perusahaan memiliki kondisi internal yang cukup kuat dan peluang eksternal yang mendukung sehingga strategi pertumbuhan agresif menjadi pilihan yang tepat. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan beberapa alternatif strategi, yaitu strategi S-O dengan memanfaatkan kualitas produk dan harga kompetitif untuk memperluas pasar; strategi W-O melalui peningkatan promosi digital, pemanfaatan media sosial dan e-commerce, serta perbaikan desain kemasan; strategi S-T dengan mempertahankan kualitas dan pelayanan guna menghadapi persaingan; serta strategi W-T melalui peningkatan manajemen usaha, efisiensi produksi, dan penguatan identitas merek produk. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran melalui bauran pemasaran 7P yang dikombinasikan dengan analisis IFAS, EFAS, Matriks IE, Matriks SPACE, dan SWOT mampu menghasilkan formulasi strategi yang sistematis dan aplikatif bagi pengembangan UMKM agroindustri. Dengan mengoptimalkan kekuatan internal serta memanfaatkan peluang eksternal, Home Agroindustry Emping Jagung Aisyah memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pelaku UMKM berbasis produk lokal serta menjadi referensi akademik dalam pengembangan strategi pemasaran agroindustri.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectPemasaran Emping Jagungen_US
dc.subjectHome Agroindustryen_US
dc.titleStrategi Pemasaran Emping Jagung Melalui Bauran Pemasaran 7p (Studi Kasus Home Agroindustry Emping Jagung Aisyah Di Dusun Ngembes, Kec. Modo Kab. Lamongan)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang