| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand ambassador, electronic word of mouth (e-WOM), dan citra merek terhadap minat beli konsumen pada produk sunscreen Azarine. Kemajuan industri skincare telah mengubah perilaku konsumen dalam memilih produk perawatan kulit yang aman dan berkualitas. Seiring dengan meningkatnya pengguna media sosial dan platform digital, bermunculan berbagai strategi pemasaran yang menjadi tren di kalangan masyarakat khususnya generasi muda. Sunscreen Azarine telah menjadi pilihan skincare yang sangat populer di Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini difokuskan pada mahasiswa Universitas Islam Malang angkatan 2021, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan alat analisis SPSS 26. Hasil pengujian menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun parsial, brand ambassador (X1), electronic word of mouth (X2), dan citra merek (X3) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). Pada hasil pengujian paling signifikan terdapat pada variabel electronic word of mouth (X2) ditunjukkan oleh hasil uji regresi linier berganda dan hasil uji t, di mana nilai koefisien β untuk e-WOM (X2) adalah 0,404. Ini berarti bahwa peningkatan e-WOM memberikan dampak lebih besar terhadap minat beli konsumen dibandingkan dengan faktor lainnya. | en_US |