Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021 – 2023)
Abstract
Financial distrees merupakan kondisi dimana perusahaan mengalami krisis keuangan sehingga tidak dapat memenuhi kewajibannya. Kondisi ini ditandai dengan penurunan laba, aset tetap dan indikator keuangan lainnya yang signifikan pada beberapa periode yang sering menjadi indikator awal kebangkrutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, aktivitas dan sales growth terhadap financial distress. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Jumlah sampel yang digunakan adalah 108 sampel perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 – 2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program yang digunakan, yaitu program Eviews12. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa rasio likuiditas, profitabilitas, leverage, aktivitas, menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap financial distress. Rasio sales growth menunjukkan tidak berpengaruh terhadap financial distress.
Kata kunci : Financial Distress, Likuiditas, Profitabilitas, Leverage, Aktivitas, Sales Growth
