Pengaruh Literasi Keuangan, Persepsi Kemudahan dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Investasi Di Platform Financial Technology (Fintech) Peer to Peer Lending (Studi Kasus Pada Mahasiswa di Kota Malang)
Abstract
Financial Technology Lending merupakan gabungan antara teknologi dengan lembaga keuangan yang menyediakan berbagai layanan keuangan serta penghubug bagi pemberi dana dan peminjan dana. Pesatnya perkembanagan fintech menjadi peluang besar bagi investor untuk melakukan investasi yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi pengaruh timbulnya minat investasi pada platform fintech p2p lending. Khususnya terkait literasi keuangan, perepsi kemudahan dan persepsi risiko. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan data dari 150 responden yang merupakan mahasiswa yang berkuliah di Kota Malang dan mengetahui platform fintech lending. Data yang telah dikumpulkan di analisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan literasi keuangan, persepsi kemudahan dan persepsi risiko berpengaruh positif terhadap minat investasi. Namun, secara parsial hanya literasi keuangan yang tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi. Artinya persepsi kemudahan dan persepsi risiko menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi minat mahasiswa untuk melakukan investasi pada platform fintech lending.
Kata Kunci : financial technology, fintech lending, literasi keuangan, minat investasi.
