Pengaruh Burnout (Kelelahan Emosional, Depersonalisasi, Reduksi Pencapaian Pribadi) Terhadap Turnover Karyawan Gen Z Pt. Tomah Jaya Elektrikal Kota Malang
Abstract
Studi ini berfokus pada pengujian pengaruh yang diberikan oleh tiga aspek Burnout (Kelelahan Emosional, Depersonalisasi, dan Reduksi Pencapaian Pribadi) terhadap niat pindah kerja para pekerja Generasi Z di PT. Tomah Jaya Elektrikal, Kota Malang. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 32 responden Generasi Z melalui teknik sampling jenuh (sensus). Langkah pengolahan data melibatkan analisis regresi linier berganda, yang dilaksanakan dengan memanfaatkan program statistik SPSS 25.
Secara bersama-sama (simultan), variabel Burnout ditemukan memiliki dampak yang signifikan terhadap kecenderungan Turnover di kalangan karyawan Generasi Z, sesuai dengan hasil pengujian statistik. Depersonalisasi secara parsial terbukti meningkatkan niat Turnover secara signifikan, sedangkan Reduksi Pencapaian Pribadi justru menurunkan niat Turnover secara signifikan. Kelelahan Emosional ditemukan tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap niat Turnover. Sementara itu, nilai adjusted R2 sebesar 0,630 mengindikasikan bahwa 63% dari variasi Turnover Intention dapat dijelaskan oleh variabel Burnout secara keseluruhan.
Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya manajemen sumber daya manusia untuk fokus pada upaya mengurangi depersonalisasi dan meningkatkan pencapaian pribadi guna menekan niat keluar kerja karyawan Gen Z. Meskipun kelelahan emosional belum signifikan, tetap perlu perhatian agar tidak berdampak negatif di masa depan.
Kata Kunci: Burnout, Kelelahan Emosional, Depersonalisasi, Reduksi Pencapaian Pribadi, Turnover, Generasi Z.
