| dc.description.abstract | Guru memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, beban kerja tinggi, tuntutan administratif, dan ekspektasi dari berbagai pihak dapat menimbulkan stres serta menurunkan kepuasan kerja. Ketidakseimbangan rasio guru dan murid di Kecamatan Sumberpucung membuat guru sering mengajar melebihi jam minimal. Faktor keseimbangan kehidupan kerja, stres kerja, dan dukungan sosial dianggap memengaruhi kepuasan kerja guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, stres kerja, dan dukungan sosial terhadap kepuasan kerja guru ASN di SMPN dan SMAN Kecamatan Sumberpucung. Jenis penelitian ini kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi terdiri dari 143 guru ASN, dan sampel 105 responden ditentukan dengan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria guru menikah, masa kerja minimal 2 tahun, dan beban mengajar minimal 24jam per minggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil uji t menunjukkan keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan sosial berpengaruh terhadap kepuasan kerja, sementara stres kerja tidak berpengaruh. Uji F menunjukkan ketiga variabel secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Nilai Adjusted R² 0,203 menunjukkan variabel bebas menjelaskan 20,3% variasi kepuasan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain.
Kata kunci: keseimbangan kehidupan kerja, stres kerja, dukungan sosial, kepuasan kerja | en_US |