| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Work-Life Balance terhadap Turnover Intention dengan Stres Kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PLN UP3 Malang sebagaimana tertuang dalam skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) serta melibatkan seluruh karyawan tetap sebagai responden melalui teknik sampel jenuh. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator pada variabel Work-Life Balance, Stres Kerja, dan Turnover Intention telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, sehingga dapat digunakan dalam tahap analisis selanjutnya. Pengujian model struktural menunjukkan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh signifikan terhadap Stres Kerja dan Turnover Intention. Selain itu, Stres Kerja juga terbukti memberikan pengaruh terhadap Turnover Intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi berperan penting dalam membentuk kondisi psikologis karyawan serta menentukan kecenderungan mereka untuk tetap bertahan dalam organisasi. Stres Kerja terbukti memediasi hubungan antara Work-Life Balance dan Turnover Intention, yang berarti semakin baik keseimbangan kerja yang dirasakan karyawan, maka tingkat stres dapat ditekan sehingga niat untuk meninggalkan perusahaan juga berkurang. Oleh karena itu, penerapan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi menjadi langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan sekaligus menekan tingkat Turnover Intention di lingkungan organisasi.
Kata Kunci: Work-Life Balance, Stres Kerja, Turnover Intention, Mediasi, SEM-PLS, PLN UP3 Malang | en_US |