| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
struktur organisasi, perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan sistem
pelaporan biaya terhadap pengendalian biaya pada PT. PLN (Persero) Unit
Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
meningkatnya beban usaha PT. PLN (Persero) yang mencapai Rp100 triliun pada
kuartal I tahun 2023, serta margin laba bersih rata-rata yang hanya sebesar 1,85%
selama satu dekade terakhir, sehingga pengendalian biaya yang efektif menjadi
keharusan strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
jenis penelitian kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan
kepada karyawan PT. PLN (Persero) UP3 Malang dan dianalisis menggunakan
metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan
bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Landasan teori yang digunakan adalah
Contingency Theory dan Responsibility Accounting Theory. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa struktur organisasi, perencanaan anggaran, pelaksanaan
anggaran, dan sistem pelaporan biaya secara parsial maupun simultan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya pada PT. PLN (Persero) UP3
Malang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan aspek-aspek akuntansi
pertanggungjawaban yang terstruktur dan konsisten merupakan faktor kunci dalam
mendorong efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya operasional perusahaan
utilitas publik berskala besar. | en_US |