| dc.description.abstract | Tingginya tingkat pergantian karyawan pada Generasi Z menjadi tantangan strategis bagi manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks model kerja yang semakin fleksibel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Balance, Work Engagement dan Job Satisfaction terhadap Turnover Intention di era Hybrid Working pada Generasi Z di Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z yang bekerja dalam model kerja hybrid di Kota Malang. Sampel dalam penelitian berjumlah 88 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention. Secara parsial, Work-Life Balance dan Job Satisfaction berpengaruh negatif terhadap Turnover Intention. Sedangkan, Work Engagement tidak berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk menekan angka Turnover Intention pada Generasi Z, tidak cukup jika hanya melibatkan engagement saja, melainkan fokus pada penyediaan fleksibilitas waktu untuk Work-Life Balance serta peningkatankepuasan kerja.
Kata kunci: work-life balance, work engagement, job satisfaction, turnover intention, Generasi Z | en_US |