Show simple item record

dc.contributor.authorRAMADHANIA, DEWI ALFINA
dc.date.accessioned2026-08-31T03:49:49Z
dc.date.available2026-08-31T03:49:49Z
dc.date.issued2025-08-15
dc.identifier.urihttps://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/14159
dc.description.abstractMelon (Cucumis melo L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi karena permintaan pasar yang terus meningkat, baik domestik maupun ekspor. Namun, produksi melon di Indonesia masih mengalami fluktuasi akibat faktor iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, serta rendahnya efisiensi budidaya konvensional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi greenhouse menjadi alternatif strategis guna meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan stabilitas usaha pertanian. Sistem ini memungkinkan pengendalian iklim mikro dan efisiensi input produksi secara terukur. UD. Arif Jaya, sebagai pelaku usahatani melon di Kabupaten Lamongan, telah menerapkan sistem greenhouse dalam skala komersial, sehingga penting untuk dilakukan kajian kelayakan finansial atas investasi tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui biaya dan pendapatan usahatani melon UD. Arif Jaya serta mengetahui kelayakan finansial usahatani melon sistem greenhouse UD. Arif Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus pada UD. Arif Jaya. Data yang dianalisis adalah data pembiayaan dan penerimaan usahatani melon selama lima tahun (2020–2024), meliputi biaya investasi, biaya tetap, biaya variabel, dan penerimaan hasil panen. Penelitian dilakukan menggunakan indikator analisis investasi berupa Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Payback Period (PBP). Selain itu, dilakukan pula analisis sensitivitas untuk menguji dampak perubahan harga jual dan biaya produksi terhadap kelayakan finansial usaha. Hasil analisis pembiayaan menunjukkan bahwa total biaya usahatani melon per tahun terdiri atas, biaya tetap seperti penyusutan alat dan perawatan greenhouse, serta biaya variabel seperti benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, kemasan, dan distribusi. Di sisi lain, penerimaan dari penjualan buah melon menunjukkan tren positif, sehingga secara keseluruhan usahatani menghasilkan keuntungan yang signifikan setiap musim tanam. Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa usahatani melon sistem greenhouse pada UD. Arif Jaya layak secara finansial. NPV bernilai positif, Net B/C > 1, IRR melebihi suku bunga acuan (6%), dan PBP lebih singkat dari umur ekonomis proyek. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha tetap layak meskipun terjadi perubahan biaya dan harga jual sebesar 5%. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani cukup tahan terhadap fluktuasi ekonomi mikro sektor hortikultura. Penelitian ini merekomendasikan bahwa sistem greenhouse layak untuk dikembangkan sebagai pendekatan budidaya hortikultura modern yang efisien dan berkelanjutan. Pelaku usaha disarankan untuk terus memperkuat manajemen biaya, menjaga kualitas panen, serta menjalin kemitraan strategis untuk memperluas pasar. Pemerintah daerah juga diharapkan mendukung pengembangan teknologien_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Malangen_US
dc.subjectUsahatanien_US
dc.subjectMelon (Cucumis melo L.)en_US
dc.subjectGreenhouseen_US
dc.subjectProduksi Melonen_US
dc.subjectHortikulturaen_US
dc.titleAnalisis Kelayakan Finansial Usahatani Melon Sistem Greenhouse (Studi Kasus Pada Ud. Arif Jaya)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record


PRISMA Knowledge Center
Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang
Telp: 0341-581613, Fax.: 0341-552249
Jln. MT. Haryono 193, Kota Malang