Pengaruh Kebijakan Hutang, Kebijakan Dividen dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020)
Abstract
Bagi pendiri perusahaan mempunyai tujuan utama yakni meningkatkan nilai perusahaan. Dalam penelitian ini diperoleh rata-rata nilai perusahaan pada industri pertambangan sebesar 1,31. Terdapat beberapa perusahaan yang memiliki nilai perusahaan dibawah dan diatas rata-rata, seharusnya setiap nilai perusahaan dalam satu industri atau dalam satu sektor adalah sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara kebijakan hutang, kebijakan dividen, dan earning per share (EPS) terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016 – 2020. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan hutang yang diukur dengan DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV dan kebijakan dividen yang diukur dengan DPR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Sedangkan earning per share yang diukur dengan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Bagi investor yang akan menganalisis faktor-faktor perusahaan menggunakan nilai perusahaan hendaknya mempertimbangkan kebijakan hutang, kebijakan dividen, dan earning per share (EPS) agar investasi yang dilakukan dapat Iebih optimal.
Kata kunci : kebijakan hutang, kebijakan dividen, earning per share, dan nilai perusahaan.
