| dc.description.abstract | Salah satu komponen utama transformasi ekonomi adalah sumber daya manusia (SDM). Disinilah pendidikan vokasi menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional tingkat menengah yang kompeten guna menunjang persaingan internasional. Namun faktanya tidak semua lulusan sekolah kejuruan mampu mencetak tenaga kerja yang profesional, masih banyak peran yang seharusnya dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan vokasi dalam menghasilkan pekerja tingkat menengah yang kompeten. Hal ini dibuktikan karena banyaknya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menganggur. Faktor kesiapan kerja yakni motivasi kerja, praktik kerja industri (prakerin), dan efikasi diri pada siswa sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh siswa tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja, praktik kerja industri, dan efikasi diri. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 4 Malang, penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 92 responden, dan menggunakan pendekatan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian yang didapat yakni terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi kerja, praktik kerja industri, dan efikasi diri terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri 4 Malang.
Kata Kunci: Motivasi Kerja, Praktik Kerja Industri, Efikasi Diri, dan Kesiapan
Kerja | en_US |