| dc.description.abstract | Produktivitas kerja merupakan indikator penting dalam mengukur efektivitas dan efisiensi kinerja sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sampang. Fenomena penurunan produktivitas kerja yang ditandai dengan keterlambatan, rendahnya tanggung jawab, dan kurangnya inisiatif pegawai menjadi latar belakang utama penelitian ini. Tiga variabel independen yang dikaji adalah kompetensi (X1), motivasi kerja (X2), dan kepuasan kerja (X3), sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah produktivitas kerja (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi pegawai yang berjumlah 34 orang, sehingga digunakan teknik sampel jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda serta uji hipotesis secara simultan dan parsial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Secara parsial, kompetensi berpengaruh terhadap produktivitas kerja, motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja, dan kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Kompetensi pegawai yang mencakup aspek pengetahuan, pemahaman, keterampilan, serta sikap kerja berperan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas secara optimal. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, terbukti meningkatkan semangat dan dedikasi pegawai dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, kepuasan kerja yang diperoleh dari faktor-faktor seperti pengakuan, hubungan kerja yang harmonis, dan kompensasi yang layak turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia secara holistik, dengan memperhatikan pengembangan kompetensi, penciptaan iklim kerja yang memotivasi, serta pemenuhan kebutuhan psikologis dan material pegawai. Dengan demikian, organisasi dapat meningkatkan produktivitas kerja secara berkelanjutan guna mendukung pencapaian tujuan strategis dan peningkatan kualitas layanan publik.
Kata kunci: Kompetensi, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Produktivitas Kerja, Sumber Daya Manusia. | en_US |