Pengaruh Fashion Lifestyle, Sosial Media Marketing, Dan Variasi Produk Terhadap Minat Beli Produk Thrift Di Kota Malang (Studi Kasus Pada Gen Z Di Kecamatan Lowokwaru)
Abstract
Perkembangan industri fashion dan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan mendorong munculnya tren konsumsi pakaian thrift, khususnya di kalngan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fashion lifestyle, sosial media marketing, dan variasi produk terhadap minat beli produk thrift pada Gen Z di kecamatan lowokwaru, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh Gen Z di kecamatan lowokwaru, Kota Malang yang memiliki ketertarikan terhadap produk fashion thrift dan aktif menggunakan media sosial. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 129 responden. Data yang terkumpul di analisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan fashion lifestyle, sosial media marketing, dan variasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk thrift. Secara parsial, fashion lifestyle dan sosial media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sedangkan variasi produk tidak berpengaruh positif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa minat beli Gen Z terhadap produk thrift lebih di pengaruhi oleh kesesuain gaya hidup dan efektifitas promosi melalui media sosial dibanding dengan keberagaman produk yang ditawarkan. Penelitian diharapkan dapat memberikan kontirbusi bagi pengembangan kajian perilaku konsumen serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pelaku usaha thrift dalam merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.
Kata Kunci: fashion lifestyle, sosial media marketing, variasi produk, minat beli.
