Pengaruh Komite Audit dan Komisaris Independen Terhadap Tax avoidance Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Teknologi Yang Terdaftar Di BEI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tax
avoidance dengan menguji pengaruh komite audit dan komisaris independen serta
peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari
laporan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) selama periode 2021–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan
metode purposive sampling sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 48 unit
analisis. Teknik analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda dan
Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software IBM SPSS
Statistiks. Hasil analisis empiris menunjukkan bahwa secara simultan komite audit
dan komisaris independen berpengaruh terhadap tax avoidance dengan ukuran
perusahaan sebagai variabel moderasi. Namun, secara parsial komite audit dan
komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Selain
itu, ukuran perusahaan tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh komite audit
maupun komisaris independen terhadap tax avoidance. Penelitian ini memberikan
kontribusi terhadap pengembangan teori keagenan dengan menunjukkan bahwa
mekanisme good corporate governance seperti komite audit dan komisaris
independen tidak selalu efektif dalam mengurangi konflik kepentingan antara
principal dan agent dalam konteks kebijakan perpajakan perusahaan, khususnya
pada perusahaan sektor teknologi yang memiliki kompleksitas transaksi dan
fleksibilitas strategi pajak yang tinggi.
